Mengejutkan T1 Menjadi Juara VCT Master Bangkok 2025

Pagelaran turnamen game Valorant yang dikenal sebagai VCT (Valorant Champion Tour) yang diadakan di Bangkok, Thailand telah berakhir dengan T1 keluar sebagai juara pertama, sedangkan G2 Esports menjadi runnerup.

T1 berhasil merebut gelar VCT Masters Bangkok dengan pertarungan sengit, mengalahkan G2 Esports dengan skor 32.


Sebagian besar waktu dalam pertandingan, T1 bermain bertahan, setelah G2 memulai dengan kemenangan di map Lotus 135.
 T1 kemudian menahan G2 di Haven dengan skor 139, tetapi mereka membiarkan G2 meraih kemenangan di map Abyss dengan skor 1311.

Kekalahan T1 di map Abyss mungkin terjadi karena sejumlah kesalahan yang mereka buat.
 Ditambah lagi, dengan strategi yang melibatkan double duelist, mereka bukannya tidak kesulitan dalam bertahan. Momen clutch yang dilakukan Jawgemo 1 vs 4 di ronde 18 juga merusak mental mereka yang membuat comeback oleh G2 menjadi mungkin.

Di map ke4, T1 mengalahkan G2 dalam perpanjangan waktu di split dengan skor 1513 dan akhirnya meraih gelar juara dengan kemenangan melelahkan 1614 di map Pearl.


Pertandingan ini menghasilkan final yang sangat emosional dan penuh ketegangan.
 T1 harus berusaha mengendalikan perasaan mereka setelah menghabiskan sebagian besar waktu dalam posisi bertahan. Mereka memulai dengan sedikit kesulitan karena G2 memimpin di map pertama, Lotus, dengan skor 135.

Ini adalah pencapaian dari kerja keras BuZz dan stax selama bertahuntahunterlihat ketika mereka langsung berdiri dari kursi, berpelukan dan meneteskan air matabersorak merayakan kemenangan untuk gelar setelah hampir empat tahun bersama.
 Sylvan dan Meteor juga terlihat berpelukan, merayakan momen bahagia ini.

Bagi Meteor, kemenangan ini penuh makna sejarah.
 Trofi ini menjadikannya salah satu dari delapan pemain, bersama TenZ, Sacy, dan tim FNATIC 2023, yang berhasil meraih dua kemenangan internasional. Ini juga menjadikannya sebagai satusatunya pemain di kawasan Pasifik yang meraih kehormatan ini, sekaligus menjadi nominasi MVP Masters Bangkok, sebuah penghargaan yang tidak dia duga sebelumnya.

Tanggapan Penulis

Sebagai penulis, reaksi awal saya melihat T1 meraih juara adalah suatu kejutankarena saya tidak pernah membayangkan T1 yang hanya menjadi tim juara kedua di playoff bisa mencapai posisi juara dan mengalahkan tim yang menempati posisi pertama di masingmasing region.
 Bukan hanya saya yang meragukan, tetapi juga saluran YouTube Podcast Game Valorant, Plat Chat, yang memprediksi T1 akan finis di posisi 8, yaitu posisi terendah di antara semua tim yang bertanding di Masters Bangkok.

Di artikel sebelumnya, saya juga tidak terlalu menyoroti T1 dan tidak pernah membayangkan mereka bisa mengalahkan tim juara pertama dan menjadi juara VCT Masters Bangkok 2025.


Mereka adalah tim underdog yang tidak terlalu diperhatikan banyak orang, tetapi berhasil membuktikan kepada semua bahwa mereka bisa dan tidak boleh diabaikan, "SHUT THE HATERS" seperti yang dikatakan banyak orang.


Saya juga ingin mengingat lagi ketika saya menyaksikan pertandingan T1 melawan G2 secara langsungsaat itu saya melewatkan map 1 dan 2 karena ingin menonton map terakhir dan ada keperluan yang mendesak.

Namun, pertandingan mereka ternyata berlangsung hingga Map kelima, dan saya mulai menontonnya dari Map keempat yang disebut Split.
 Saya merasakan ketegangan dan rasa takut saat pertandingan menuju ke overtimeAkhirnya, T1 berhasil menang, yang membawa kami untuk menyaksikan Map kelima, yaitu Pearl.

Ketika menonton Pearl, jantung saya berdebar kencang, terutama setelah melihat Clutch Slyvan di ronde ketiga, dimana dia berhasil mendefuse Spike meskipun dikelilingi oleh musuh.
 Selain itu, Stax juga melakukan Clutch di ronde ke21, yang mengakibatkan pertandingan tersebut berlanjut ke overtime, mirip dengan apa yang terjadi di Map Split.

Lebih serunya lagi, saat saya menonton di kos, listrik tibatiba padam saat overtime, membuat suasana semakin menegangkan, dikelilingi oleh kegelapan di dalam ruangan.


Akhirnya, T1 sukses meraih kemenangan dan saya merasa sangat bahagia melihat mereka bersukacita sambil mengangkat Piala VCT Masters Bangkok.


Ini adalah final grand paling menarik yang pernah saya saksikan hingga saat ini, dan saya berharap T1 dapat mempertahankan momentum ini serta berhasil dalam kualifikasi untuk masters berikutnya di Toronto.


Sekian artikel ini dibuat.
 Mohon maaf jika ada kesalahan kataTerima kasih telah membaca.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

Info RTP Situs Slot Online

Update RTP Slot Online

superwd77

superwd77

situs gacor bradertotojos

situs gacor bradertotocom

situs gacor bradertotocom

bradertoto