
Portal Berita Game Terbaru
Bermain permainan merupakan suatu kegiatan yang mengasyikkan dan dapat dijadikan sebagai sarana yang efektif untuk merelaksasi diri setelah seharian beraktivitas. Selain menyediakan hiburan, permainan juga berfungsi sebagai sarana untuk merelaksasi pikiran dan mengisi waktu luang dengan aktivitas yang menyenangkan. Sejumlah permainan bahkan menyediakan tantangan dan strategi yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif. Namun, pernahkah terlintas dalam benak Anda bahwa kita dapat memadukan permainan dengan pembelajaran sejarah dunia? Salah satu permainan yang menyediakan pengalaman ini adalah King's Choice. Permainan ini merupakan sebuah simulasi kerajaan yang dikembangkan untuk perangkat mobile oleh ONEMT. Dalam permainan ini, pemain mengasumsikan peran sebagai raja atau ratu yang bertanggung jawab untuk membangun dan mengelola kerajaan mereka. Selain mengelola kerajaan, pemain juga memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan berbagai karakter, termasuk penasihat, pasangan, dan ksatria legendaris. Latar Belakang Narasi dalam Permainan King's Choice
King's Choice terinspirasi oleh kehidupan monarki Eropa pada era abad pertengahan. Pemain akan menghayati kehidupan sebagai bangsawan, di mana ia dihadapkan pada kebutuhan untuk mengambil keputusan strategis dalam rangka mempertahankan dan memperluas wilayah kekuasaannya. Alur cerita permainan ini cukup memikat, menggabungkan beragam intrik politik, konflik militer, serta dinamika hubungan antar karakter. Pemain memiliki kemampuan untuk membentuk aliansi, menghadapi adversaris, serta melakukan pernikahan dengan karakter lain guna memperkuat posisinya dalam kerajaan. Memahami Sejarah
Salah satu aspek yang menarik dari King's Choice adalah keberadaan beragam ksatria yang merupakan tokoh historis nyata dalam sejarah global. Sebagai contoh, permainan ini mempersembahkan sosok Thomas Boleyn, seorang aristokrat Inggris yang berkiprah pada abad ke-15 dan ke-16. Thomas Boleyn merupakan progenitor Anne Boleyn, yang diakui sebagai istri kedua Raja Henry VIII. Ia memegang peranan krusial dalam politik kerajaan, namun sekaligus menjadi sosok yang kontroversial akibat ambisinya untuk mengangkat status keluarganya. Thomas berhasil mengangkat putrinya, Anne, ke posisi sebagai ratu Inggris, namun pada akhirnya ia mengalami kehilangan segalanya ketika Anne dijatuhi hukuman mati atas dakwaan perselingkuhan dan pengkhianatan. Selain Thomas, permainan ini juga memperkenalkan Anne Boleyn, sosok yang dikelilingi oleh intrik sejarah sebagai selir yang menarik perhatian pemain. Anne merupakan salah satu wanita paling berpengaruh pada masanya, berhasil menarik perhatian Raja Henry VIII, yang bahkan bersedia memutuskan hubungan dengan Gereja Katolik demi menikahinya. Namun, Anne tidak mengalami kebahagiaan dalam hidupnya setelah menjabat sebagai ratu. Bermain King's Choice sangat mengasyikkan, karena kita seakan-akan menjelajahi dunia yang kembali ke era kerajaan Eropa pada abad pertengahan. Dengan beragam karakter yang dapat direkrut, pemain dapat menghayati narasi-narasi bersejarah dengan cara yang lebih menarik. Jadi, siapa yang mengatakan bahwa bermain game hanya sekadar membuang waktu?